Minggu, 08 April 2018

PENJADWALAN PROSES


PENJADWALAN PROSES
SISTEM OPERASI







                                                              ADE HILDA SAWITRI
10116096
SISTEM INFORMASI 2017/2018











KATA PENGANTAR

Pujisyukur kami persembahkankehadiran Allah SWT, yang atasrahmat-Nyasehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “PENJADWALAN PROSES”.Penulisa nmakalah ini merupakan salah satu tugas yang diberikan dalam mata kuliah Sistem Operasi di Universitas
,mengingatakan kemampuan yang kami miliki. Untuk itu, kritikdan saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada Dosen kami yang telah memberikan tugas dan petunjuk kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini.






















DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...................................................................................................... 2
DAFTAR ISI..................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................4
A. LatarBelakang........................................................................................................4
B. RumusanMasalah..................................................................................................4
C. Tujuan Penulisan...................................................................................................4
D.Manfaat Penulisan.................................................................................................5
E.Metode Penulisan..................................................................................................5
BAB II PEMBAHASAN................................................................................................5
1. Pengertian schedulling atau penjadwalan...........................................................5
2.Tipe-tipe penjadwalan..........................................................................................6
3.Konsep dasar penjadwalan..................................................................................7
4.Strategi Penjadwalan...........................................................................................7
5.Algoritma Penjadwalan.......................................................................................8
BAB III PENUTUP....................................................................................................10
A. Kesimpulan........................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................10












BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Penjadwalan merupakan konsep utama dalam multitasking,sistem operasi multi prosesor dan sistem operasi real-time Penjadwalan adalah cara atau metode berbagai proses dilaksanakan pada CPU, dimana biasanya terdapat lebih banyak proses yang dijalankan daripada jumlah CPU yang tersedia. Hal ini diatur oleh software scheduler dan dispatchare.

Tujuan dari multiprogramming adalah untuk memiliki sejumlah proses yang berjalan pada sepanjang waktu, untuk memaksimalkan penggunaan CPU. Tujuan dari pembagian waktu adalah untuk mengganti CPU dantara proses-proses yang begitu sering sehingga user dapat berinteraksi dengan setap program sambil CPU bekerja.
Untuk sistem unipprosesor,tidak akan ada lebih dari satu proses berjalan.
Jika ada proses yang lebih dari itu, yang lainnya akan harus menunggu sampai CPU bebas dan dapat dijadwalkan kembali.

B.     RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang ada, dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut.
1.      Apakah yang dimaksud dengan schedulling atau penjadwalan proses?
2.      Apa saja tipe-tipe penjadwalan pada sistem operasi?
3.      Apakah yang dimaksud dengan konsep dasar penjadwalan?
4.      Ada berapa macam strategi penjadwalan?
5.      Apa saja algoritma penjadwalan itu?

C.     TUJUAN PENULISAN
1.      Mendeskripsikan pengertian atau penjadwalan proses.
2.      Mengetahui tipe-tipe penjadwalan dalam sistem operasi.
3.      Mendeskripsikan konsep dasar penjadwalan.
4.      Mengetahui macam-macam strategi penjadwalan.
5.      Mengetahui algoritma penjadwalan.

D.    MANFAAT PENULISAN
1.      Dapat mendeskripsikan pengertin schedulling atau penjadwalan proses.
2.      Dapat mengetahui tipe penjadwalan apa saja dalam sistem operasi.
3.      Dapat mendeskripsikan tentang konsep dasar penjadwalan.
4.      Dapat mengetahui macam-macam strategi penjadwalan.
5.      Dapat mengetahui algoritma penjadwalan.

E.     METODE PENULISAN
Penulisan makalah ini menggunakan metode kajian pustaka dan menambil materi dari internet.



BAB II
PEMBAHASAN

1.          PENGERTIAN SCHEDULLING / PENJADWALAN


Penjadwalan proses yaitu kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan oleh sistem komputer.
Adapun tugas penjadwalan yaitu untuk memutuskan:

·         Proses yang harus berjalan.
·         Kapan dan berapa lama proses itu berjalan.

Sasaran atau tujuan utama penjadwalan proses adalah optimasi kinerja menurut kriteria tertentu. Dimana kriteria untuk mengukur dan optimasi kerja penjadwalan antara lain:

a)      Adil (fairness)
b)      Efisiensi
c)      Waktu tanggap (Response Time)
d)     Waktu tanggap pada sistem interaktif








2.      TIPE-TIPE PENJADWALAN

Terdapat 3 tipe penjadwalan berada seacara bersama-sama pada sistem operasi yang kompleks yaitu :

Ø  Penjadwalan jangka pendek
Penjadwalan ini bertugas menjadwalkan alokasi pemroses diantara proses-proses ready di memori utama. Sasaran utama penjadwalan ini memaksimalkan kinerja untuk memunuhi satu kumpulan kriteria yang di harapkan.
Penjadwalan ini dijalankan setiap terjadi pengalihan proses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan.

Ø  Penjadwalan jangka menengah
Adalah menangani proses-proses swapping. Proses-proses mempunyai kepentingan kecil saat itu sebagai proses yang tertunda. Tetapi, begitu kondisi yang membuat nya tertunda hilang dan proses dimasukkan kembali ke memori utama dan ready penjadwalan jangka menengah mengendalikan transisi dari suspended-ready (dari keadaan suspen ke ready) proses-proses swapping.

Ø  Penjadwalan jangka panjang
Bekeja terhadap antrian batch dan memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi batch biasanya adalah proses-proses dengan penggunaan sumber daya yang intensif (waktu proses, memori, perangkat I/O), Program-program ini berprioritas rendah.

3.      Konsep Dasar Penjadwalan
·         Tujuan dari multi progremming adalah untuk mempunyai proseses secara bersamaan
·         Ketika suatu proses harus menunggu, sistem operasi dapat saja akan menghentikan CPU dari suatu proses yang sedang dieksekusi dan memberikan sumber daya kepada proses yang lainnya
·         CPU adalah salah satu sumber dari komputer yang penting yang menjadi sentral dari sentral penjadwalan di sistem operasi
·         Kapanpun CPU menjadi idle sistem operasi harus memilih salah satu proses untuk masuk kedalam antrian ready (siap) untuk dieksekusi.

4.      Strategi Penjadwalan
Terdapat dua strategi penjadwalan yaitu:

Ø  Penjadwalan nonpreemptive
Saat proses diberi jatah waktu pemroses maka pemroses tidak dapat diambil alih proses lain sampai proses itu selesai
Ø  Penjadwalan preemptive
Saat proses diberi jatah waktu pemroses maka pemroses dapat diambil alih proses lain sehingga proses disela sebelum selesai dan harus dilanjutkan menunggu jatah waktu pemroses tiba kembali pada proses itu.
Pendjadwalan preemptive berguna pada sistem dimana proses-proses yang mendapatkan perhatian tanggapan pemproses secara cepat. Misalnya :
·         Pada sistem waktu nyata,kehilangan interrupsi (yaitu interrupsi tidak segera di layani) dapat berakibat fatal.
·         Pada sistem interaktif/time-sharring,pendjadwalan preemptive penting agar dapat menjamin waktu tanggap yang memadai.

5.      Algoritma Pendjadwalan
Terdapat banyak algoritma pendjadwalan,baik nonpreemptive maupun preemptive. Algoritma-algoritma yang menerapkan strategi nonpremptive diantaranya :
Ø  FIFO (First in first out)
Pendjadwalan ini merupakan :
·         Pendjadwalan non-preemptive
·         Pendjadwalan tidak berprioritas
FIFO jarang digunakan secara mandiri tapi di kombinasikan dengan skema lain, misalnya :
·         Keputusan berdasarkan prioritas proses. untuk proses-proses
Berprioritas sama diputuskan berdasarkan FIFO.
·         Berdasarkan kriteria penilaian pendjadwalan.
·         Fairness : pendjadwalan FIFO adil bila dipandang dari semantik antrian.
·         Efisiensi : pendjadwalan FIFO sangat efisien.
·         Waktu Tanggap : Pendjadwalan FIFO sangat jelek, tidak cocok untuk sistem interaktif apalagi waktu nyata.
·         Turn arround time : pendjadwalan FIFO jelek.
·         Throughput : pendjadwalan FIFO jelek.

Penggunaan :
·         Cocok untuk sistem batch yang sangat jarang interaksi dengan pemakai.
Contohnya : aplikasi analisis numerik,pembuatan tabel.
·         Pendjadwalan ini sama sekali tak berguna untuk sistem interaktif karena tidak memberi waktu tanggap yang bagus.
·         Tidak dapat digunakan untuk sistem waktu nyata.

Ø  SJF (Sorttest job first)
Pendjadwalan mengansumsikan waktu berjalannya proses sampai selesai te;ah diketahui sebelumnya.

Contoh:

Terdapat empat proses (job) yaitu A,B,C,D dengan waktu jalanya masing-masing
Adalah 8,4,4 dan 4 menit. Apabila proses-proses tersebut dijlankan,maka
Trun around time untuk A adalah 8 menit,untuk B adalah 12, untuk C adalah
16 dan untuk D adalah 20. Apabila keempat proses tersebut menggunakan
Penjadwalan shortest job fisrt, maka trun around  time untuk B adalah 4,
Untuk C adalah 8, untuk D adalah 12 dan  untuk A adalah 20.

Ø  HRN(Highest Ratio Next)
Merupakan strategi penjadwalan dengan prioritas proses tidak hanya
Berdasarkan fungsi waktu pelayanan tetapi juga jumlah waktu tunggu proses.

Ø  MFQ(Multiple Feedback Queues)
Penjadwalan merupakan:
·         Penjadwalan preemptive (by-time)
·         Penjadwalan berprioritas dinamis.












BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN

Penjadwalan proses yaitu kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan oleh sistem komputer.
Penjadwalan bertugas menentukan proses mana yang harus berjalan serta kapan dan berapa lama proses itu berjalan.
Kriteria untuk mengukur dan optimasi kerja penjadwalan yaitu : Adil,efisiensi,waktu tanggap,turn arround time dan throughtput. Trdapat tiga tipe penjadwalan dalam sistem operasi yaitu : penjadwalan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.






DAFTAR PUSTAKA






Kamis, 29 Maret 2018

Layanan sistem operasi dan Sistem call





MAKALAH
SISTEM OPERASI

“LAYANAN SISTEM OPERASI DAN SISTEM CALL”




Disusun Oleh :
Kelompok 2
Adam Atamimi (10116075)
Ade Hilda Sawitri (10116096)
Adiya Nugraha (10116218)
Fauzi Hidayatulloh (12116725)
Hilmy Zaki (14116902)
Rian Febriansyah (16116297)





KELAS 2KA07
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Mata Kuliah : Sistem Operasi
Dosen : Bpk. Henki Firdaus




BAB 1
PENDAHULUAN
1.1   LATAR BELAKANG
Sistem operasi komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan management perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalan sorftware aplikasi seperti Program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia.
Sistem operasi mempunyai pokok-pokok pembahasan yang mendukung berjalan operasi, yaitu layanan sistem operasi, sistem call, sistem program, struktur-struktur sistem operasi, mesin virtual. Dalam makalah ini kami akan membahas tentang Layanan sistem operasi dan sistem call.

1.2 RUMUSAN MASALAH
       Apa pengertian Layanan Sistem Operasi?
       Apa pengertian dari System Call?
      Metode yang dipakai pada System Call ?

1.3 TUJUAN
      Menjelaskan definisi Pelayanan Sistem Operasi
      Menjelaskan tentang System Call












BAB 2
PEMBAHASAN

2.1 LAYANAN SISTEM OPERASI
Sistem operasi menyediakan layanan untuk programmer sehingga dapat melakukan pemrograman dengan mudah.
ž  Eksekusi Program. Sistem harus dapat memanggil program ke memori dan menjalankannya. Program tersebut harus dapat mengakhiri eksekusinya dalambentuk normal atau abnormal (indikasi error).
ž  Operasi-operasi I/O. Pada saat running program kemungkinan dibutuhkan I/O,mungkin berupa file atau peralatan I/O. Agar efisien dan aman, maka user tidak boleh mengontrol I/O secara langsung, pengontrolan dilakukan oleh sistem operasi.
ž  Manipulasi sistem file. Kapabilitas program untuk membaca, menulis, membuat dan menghapus file.
ž  Komunikasi. Komunikasi dibutuhkan jika beberapa proses yang sedang dieksekusisaling tukar-menukar informasi. Penukaran informasi dapat dilakukan oleh beberapa proses dalam satu komputer atau dalam komputer yang berbeda melalui sistem jaringan. Komunikasi dilakukan dengan cara berbagi memori (shared memory) atau dengan cara pengiriman pesan (message passing).
ž  Mendeteksi kesalahan. Sistem harus menjamin kebenaran dalam komputasi dengan melakukan pendeteksian error pada CPU dan memori, perangkat I/O atau pada user program.

Beberapa fungsi tambahan yang ada tidak digunakan untuk membantu user, tetapi lebih digunakan untuk menjamin operasi sistem yang efisien, yaitu :
Mengalokasikan sumber daya (resource). Sistem harus dapat mengalokasikan resource untuk banyak user atau banyak job yang dijalanan dalam waktu yang sama.
Akutansi. Sistem membuat catatan daftar berapa resource yang digunakan user danresource apa saja yang digunakan untuk menghitung secara statistik akumulasipenggunaan resource.
Proteksi. Sistem operasi harus menjamin bahwa semua akses ke resource terkontrol dengan baik.








2.2 SISTEM CALL
System call menyediakan antar muka antara program yang sedang berjalan dengan sistem operasi. System call biasanya tersedia dalam bentuk instruksi bahasa assembly. Pada saat ini banyak bahasa pemrograman yang digunakan untuk menggantikan bahasa assembly sebagai bahasa pemrograman sehingga sistem call dapat langsung dibuat pada bahasa tinggat tinggi seperti bahasa C dan C++.

Terdapat 3 (tiga) metode yang umum digunakan untuk melewatkan parameter antara program yang sedang berjalan dengan sistem opeasi yaitu :
ž  Melewatkan parameter melalui register.
ž  Menyimpan parameter pada tabel yang disimpan di memori dan alamat tabel
ž  tersebut dilewatkan sebagai parameter di register seperti Gambar 2-1.
ž  Push (menyimpan) parameter ke stack oleh program dan pop (mengambil) isi
ž  stack yang dilakukan oleh system operasi.

Pada dasarnya System call dapat dikelompokkan dalam 5 kategori seperti yang dijelaskan pada sub bab di bawah ini.
Kontrol Proses
Hal-hal yang dilakukan:
ž  Mengakhiri (end) dan membatalkan (abort).
ž  Mengambil (load) dan eksekusi (execute).
ž  Membuat dan mengakhiri proses.
ž  Menentukan dan mengeset atribut proses.
ž  Wait for time
ž  Wait event, signal event.
ž  Mengalokasikan dan membebaskan memori.

Manipulasi File
Hal-hal yang dilakukan:
ž  Membuat dan menghapus file
ž  Membuka dan menutup file.
ž  Membaca, menulis, dan mereposisi file.
ž  Menentukan dan mengeset atribut file.
Manipulasi Device
Hal-hal yang dilakukan:
ž  Meminta dan mmebebaskan device.
ž  Membaca, menulis, dan mereposisi fil.
ž  Menentukan dan mengeset atribut device.

Informasi Lingkungan
hal-hal yang dilakukan:
ž  Mengambil atau mengeset waktu atau tanggal.
ž  Mengambil atau mengeset sistem data.
ž  Mengambil atau mengeset proses, file atau atribut-atribut device.

Komunikasi
Hal-hal yang dilakukan:
ž  Membuat dan menghapus sambungan komunikasi.
ž  Mengirim dan menerima pesan.
Mentransfer satus informasi.

















BAB 3
RANGKUMAN

Sistem operasi terdiri dari beberapa komponen, antara lain manajemen proses, manajemen memori utama, manajemen file, manajemen sistem I/O, manajemen penyimpan sekunder, system jaringan, system proteksi dan system command interpreter.
Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya disebut: control-card interpreter, command-line interpreter, dan UNIX shell. Fungsinya adalah untuk mengambil dan mengeksekusi pernyataan perintah berikutnya.
Sistem operasi menyediakan layanan untuk programmer sehingga dapat melakukan pemrograman dengan mudah yaitu :
            a. Eksekusi Program
b. Operasi-operasi I/O
            c. Manipulasi sistem file
            d. Komunikasi
            e. Mendeteksi kesalahan
System Call merupakan sekumpulan layanan yang digunakan untuk mengakses kernel. System call juga digunakan untuk mengimplementasikan berbagai layanan yang diberikan oleh Sistem Operasi, umumnya sebagai rutin-rutin yang ditulis dengan bahasa C atau C++, atau beberapa tugas yang mengakses hardware secara langsung menggunakan bahasa rakitan. Biasanya programmer lebih memilih Application Programming Interface (API) dibandingkan dengan low level programming.





DAFTAR ISTILAH
ž  I/O : input output, adalah Unit input adalah (masukan) unit luar yang digunakan untuk memasukkan dataunit output (keluaran) biasanya digunakan untuk menampilkan data
ž  CPU : Central Processing Unit
ž  Akutansi : Pengukuran, Penjabaran, Perhitungan
ž  Proteksi : perlindungan
ž  Abort : Menghentikan


DAFTAR PUSTAKA




NAMA : Ade Hilda Sawitri
KELAS : 2KA07
NPM : 10116096





Rabu, 21 Maret 2018

Aplikasi Mobile Phone dengan fitur terbaru


TUGAS INDIVIDU SISTEM OPERASI

UNIVERSITAS GUNADARMA


NAMA : Ade Hilda.S
KELAS : 2KA07
NPM : 10116096



  Fingerptint iPhone



Apa itu fingerprint? Fingerprint adalah suatu alat deteksi yang berguna sebagai pengganti pin/code,dan bisa juga dikatakan sebagai alat pengaman,berikut adalah review tentang fingerprint pada iPhone,Fingerprint pada iPhone selain sebagai alat pengaman bisa juga sebagai alat pembelian pada Appstore,jadi pengguna tidak harus memasukkan password,tetapi tidak semua iPhone dilengkapi dengan fitur fingerprint,fingerprint ini tidak dapat dilakukan disemua jenis Apple hanya beberapa type produk Apple dimulai dari iPhone 5S,sampai ke iPhone 7+ 

Selain itu fingerprint pada iPhone juga memiliki fungsi,dari beberapa fungsi contoh yang paling simple adalah ketika kita sedang dikeadaan gawat darurat dan handphone dalam keadaan terkunci lewat fingerprint ini dapat membantu hanya beberapa detik saja untuk membuka kunci pada handphone tersebut,sebenarnya fungsi utama dari fingerprint ini adalah sebagai alat ke dua yang digunakan user untuk membuka kunci pada handphone lalu disertai adanya daya tarik bagi peminat Apple karena dianggap adanya fingerprint ini lebih canggih





Berikut adalah metode kerja fingerprint pada iPhone, menempelkan jari di fingerprint sensor ini akan langsung memberi perintah unlock saat jari menyentuh tombol,Sensor akan secara otomatis membaca sidik jari si pengguna saat menempel di tombol home. Bagaimana cara membuatnya?
Pastikan tombol Utama dan jari Anda bersih dan kering.
Ketuk Pengaturan > Touch ID & Kode Sandi, lalu masukkan kode sandi.
Ketuk Tambah Sidik Jari dan pegang perangkat seperti biasa saat menyentuh tombol Utama.
Sentuh tombol Utama dengan jari Anda, namun jangan ditekan. Tahan jari hingga Anda merasakan getaran cepat, atau hingga diminta mengangkat jari.
 Minus dari fingerprint pada iPhone adalah mudah untuk tidak berfungsinya,ketika tangan kita dalam keadaan tidak bersih atau basah terkadang sulit untuk mennscan pada fingerprint ketika tombol home button atau lingkaran yang ada ditengah terlalu sering digunakan maka untuk kemungkinan tidak berfungsinya besar,bahkan ketika jatuh kemungkinan untuk rusak selain mengenai fingerprint tersebut juga memungkinkan mengenai speaker bawah,maka dari itu solusinya adalah gunakan tombol home button yang berada di layar handphone sebagai penggantinya.

Jumat, 12 Januari 2018

Trend Perkembangan Sistem Informasi diDunia Kesehatan

                        Peranan dan Penerapan Komputer dalam Bidang Kesehatan 

      Dalam bidang kesehatan, komputer sangat berperan penting. Penggunaan komputer dalam bidang kesehatan tidak hanya akan dirasakan manfaatnya oleh para penggunanya saja, tetapi juga oleh organisasi tersebut, dalam hal ini misalnya rumah sakit, klinik, puskesmas, apotek dan lain sebagainya. Perangkat ini secara cepat dan mudah dapat menolong jiwa manusia.

      Komputer dapat digunakan mulai dari penyimpanan dan pengolahan data administrasi suatu rumah sakit atau klinik, hingga melakukan riset bidang kedokteran, mendiagnosis penyakit, menemukan obat yang tepat, serta menganalisis organ tubuh manusia yang mengalami gangguan atau tidak dibagian dalam yang sulit dilihat.

     Karena peranan komputer dalam bidang kesehatan sangat penting. Maka peranan komputer  dalam bidang kesehatan di bagi menjadi beberapa bidang,  yaitu :
  • Bidang administrasi, dengan adanya komputer di administrasi sangat membantu dalam penyimpanan, pengelompokan, dan pengolahan data. Tanpa komputer, akan susah sekali dan memerlukan waktu yang lama  untuk memeriksa banyaknya data–data pasien, stok obat, dan data–data lainnya yang dimiliki oleh rumah sakit. Namun dengan hadirnya komputer, memeriksa data–data pasien, stok obat dan juga data keuangan rumah sakit akan menjadi lebih mudah, cepat dan efektif untuk dilakukan. 
  • Bidang farmasi, selain dalam bidang obat–obatan komputer juga berperan sangat penting dalam farmasi, seperti untuk merecord resep dan dosis, serta menyimpan data harga obat–obatan tersebut. Selain itu, dengan adanya komputer dalam bidang farmasi juga membantu untuk mengelompokkan macam-macam obat berdasarkan jenis dan kegunaannya, misalnya Ponstan adalah obat penahan rasa sakit.
  • Mendiagnosa suatu penyakit, dengan adanya komputer DNA yang sudah di rancang khusus di dalam bidang kesehatan mendiagnosa suatu penyakit bukan hal yang susah lagi, karena dengan adanya komputer akan lebih cepat, mudah dan akurat untuk mengetahui nama dan jenis dari suatu penyakit yang diderita.
  • Memonitoring status pasien, pasien yang sudah pernah datang atau baru pertama kali berobat akan dengan mudah dicari. Data-data personal pasien juga dengan mudah dilihat. Selain itu, dokter ataupun perawat dapat melihat rekaman hasil periksa, keluhan dan riwayat penyakit sebelumnya yang pernah diderita oleh si pasien, tanggal kedatangan pasien terakhir kali berobat, record resep yang pernah diberikan, dan masih banyak lagi.
  • Penelitian, penelitian ilmiah yang sering dilakukan dalam bidang kesehatan sangatlah bergantung pada penggunaan komputer. Penggunaan komputer dapat memaksimal- kan hasil penelitian, karena dengan adanya komputer penelitian itu dapat di telusuri lebih dalam dan lebih detail. Misalnya penelitian untuk mendeteksi bakteri atau virus baru, pendeteksian DNA, dan lain sebagainya.
  • Melihat dan menganalisa organ–organ tubuh bagian dalam manusia, untuk dapat melihat organ tubuh bagian dalam manusia telah ditemukan begitu banyak alat canggih, namun hampir seluruh alat tersebut masih bergantung pada perangkat komputer sebagai sarana untuk penyaluran data ataupun gambarnya. Oleh karenanya, komputer memiliki peranan yang penting dalam melihat dan menganalisa organ–organ tubuh manusia tersebut.

      Dibawah ini merupakan penggunaan-penggunaan sistem komputer untuk menganalisa organ–organ tubuh :
  • System Computerized Axial Tomography (CAT), digunakan untuk menganalisa organ tubuh manusia yang tidak bergerak dan melihat kelainan pada pasien yang terjadi secara visual dilayar komputer dengan menggunakan sinar-X.  
  • System Dynamic Spatial Reconstructor (DSR)digunakan untuk melihat organ yang bergerak. Sistem ini pemeriksaanya terpusat pada organ tertentu. 
  • Sistem Komputer DNA, dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit pasien dan menentukan obat yang dibutuhkan pasien. 
  • SPECT (Single Photon Emission Computer Tomography) merupakan sistem komputer yang mempergunakan gas radiokatif untuk mendeteksi partikel-partikel tubuh yang ditampilkan dalam bentuk gambar.  
  • PET (Position Emission Tomography) merupakan sistem komputer yang menampilkan gambar yang mempergunakan isotop radioaktif. 
  • NMR (Nuclear Magnetic Resonance) yaitu teknik mendiagnosa dengan cara memagnetikkan nucleus (pusat atom) dari atom hydrogen.
  • USG (Ultra Sonography) adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor berupa gambar dua dimensi atau tiga dimensi.  
  • Helical CT-SCAN adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara komputerisasi, dengan potongan tranversal, coronal dan sagital, paling kecil jarak antara potongan 3 mm. 
  • Magnetic Resonance Imaging ( M R I ) adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara komputerisasi, dengan potongan tranversal, coronal dan sagita.
Manfaat Penerapan Komputer dalam Bidang Kesehatan

       Seperti yang telah dijabarkan di atas, peranan dan aplikasi komputer dalam bidang kese hatan sangatlah banyak. Komputer secara tidak langsung telah membantu manusia untuk mengetahui penyakit yang dideritanya hingga sampai pada tahap penyembuhan.

        Sebagai kesimpulannya, manfaat dari penerapan komputer dalam bidang kesehatan di tiap-tiap aplikasinya antara lain sebagai berikut :
  • Mendiagnosa suatu penyakit dan menentukan obat yang cocok. 
  • Melihat dan menganalisa organ – organ tubuh bagian dalam manusia.
  • Memonitoring status pasien, merecord data pribadi pasien dan riwayat penyakit pasien. 
  • Melakukan penelitian ilmiah yang diperlukan. 
  • Memasukkan, menyimpan, menggelompokkan dan mengolah data – data secara cepat dan mudah. Mendeteksi DNA seseorang. 
  • Mengecek dan mengethaui hasil tes darah di laboratorium. Sebagai alat Bantu dalam pemeriksaan medis.
      Dengan adanya komputer dalam bidang kesehatan sangatlah membantu. Kegiatan – kegiatan yang tadinya belum bisa dilakukan, saat ini sudah dapat dilakukan dengan komputer. Penggunaan komputer membuat pekerjaan seseorang menjadi lebih mudah, cepat dan akurat.








Minggu, 29 Oktober 2017

PROFESI  YANG  BERKAITAN  DENGAN  SISTEM  INFORMASI   DAN  KOMPETENSI  PROFESI

Berikut ini adalah beberapa profesi yang dapat diambil dalam sistem informasi beserta dengan tugasnya :

1.  Analis sistem
KOMPETENSI  PROFESI: Profesi yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, tentang kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan.

2. System Programmer / Software Engineer
KOMPETENSI  PROFESI: Profesi yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis yaitu membuat program (baik aplikasi maupun sistem operasi) sesuai sistem yang sebelumnya dianalisa.

3. Web designer
KOMPETENSI  PROFESI: Profesi yang bertugas untuk melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.

4. Web programmer
KOMPETENSI  PROFESI: Profesi yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.
5.  Business Process Analyst

KOMPETENSI  PROFESI: Profesi yang bertanggung jawab dalam memahami kebutuhan bisnis dalam sebuah organisasi. Business analyst harus mempunyai kemampuan dalam hal mencari sebuah isu penting dalam organisasi, mencari kekuatan dan kelemahan organisasi dan saran perbaikannya, melihat dan memperbaiki kebutuhan yang dibutuhkan, serta mampu mengindentifikasi sebuah proses bisnis organisasi/perusahaan yang dibutuhkan.

Sabtu, 07 Oktober 2017

Perkembangan Sistem Informasi 5 tahun terakhir

Pengembangan Sistem Informasi Monitoring Tugas Akhir Berbasis Short Message Service (SMS) Gateway di Fasilkom Unsri

                   ADE HILDA SAWITRI,
                        UNIVERSITAS GUNADARMA
                 Jl. Margonda Raya, Pondok Cina, Depok.

ABSTRAK Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology ICT) telah merambah berbagai bidang kehidupan tidak terkecuali bidang pendidikan dan pengajaran
Dengan perkembangan ICT setiap orang dapat mengolah, memproduksi serta mengirimkan ataupun menerima segala bentuk pesan komunikasi dimana saja dan kapan saja, seolah-olah tanpa mengenal batasan ruang dan waktu. Salah satu fasilitas telepon seluler yang banyak dipakai saat ini adalah SMS. Sebanyak 70% penduduk Indonesia menggunakan telepon seluler atau sekitar 150 juta jiwa. Kenyataan ini merupakan peluang bagi institusi pendidikan untuk menyelenggarakan proses transfer informasi. Dengan memanfaatkan perangkat bergerak, transfer informasi dapat dilakukan lebih cepat, akurat, efisien dan efektif.
Makalah ini menyajikan pengembangan sistem informasi monitoring Tugas  yang dapat membantu administrasi jurusan:
 (1) memberikan status proposal tugas akhir mahasiswa,
(2) memberikan informasi jadwal seminar kepada mahasiswa, dan
(3) mengingatkan mahasiswa yang proposalnya sudah diterima tapi belum diproses. Keywords: ICT, SMS Gateway, sistem informasi, telepon seluler 1 Pendahuluan Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi atau yang dikenal dengan istilah Information and Communication Technology (ICT), telah merambah berbagai bidang kehidupan tidak terkecuali bidang pendidikan dan pengajaran (Ward & Peppard, 2003).
Di sisi lain dengan adanya ICT proses transfer informasi dapat dilakukan kapan saja tanpa terikat ruang dan waktu (Ward & Griffiths, 1996). Sarana komunikasi berkembang dengan sangat pesat dan dengan mudah mendapatkan informasi baik dari telepon tabel, telepon seluler hingga satelit berkembang dengan sangat pesat (Ibrahim, 2010a). Sehingga dengan mudah bisa menikmati perkembangan teknologi komunikasi yang ditandai dengan kehadiran sejumlah piranti komunikasi mutakhir. Dengan perkembangan ICT setiap orang dapat mengolah, memproduksi serta mengirimkan ataupun menerima segala bentuk pesan komunikasi dimana saja dan kapan saja, seolaholah tanpa mengenal batasan ruang dan waktu (Nurdiana, 2009).
Perkembangan ICT di bidang kumunikasi dan jumlah pengguna telepon seluler yang begitu banyak yang merupakan salah satu alasan kenapa diperlukannya suatu sistem baru yang berbasis SMS Gateway dalam penyampaian informasi. Berdasarkan pengamatan dan survei di Fasilkom Unsri dalam hal pengajuan proposal tugas akhir mahasiswa, mahasiswa harus melalui beberapa prosedur. Proposal yang telah disetujui oleh dosen pembimbing akan diserahkan ke bagian administrasi jurusan dan selanjutnya diserahkan ke Ketua Jurusan untuk diperiksa. Setelah proposal selesai diperiksa dikembalikan ke administrasi beserta status proposal apakah disetujui/direvisi/ditolak. Jika mahasiswa telah selesai menyelesaikan laporan tugas akhirnya, mahasiswa mendaftar ke administrasi jurusan untuk mengikuti ujian tugas akhir. Kegiatan administrasi jurusan tersebut memiliki beberapa kendala dan terlihat kurang efisien, dan tidak efektif. Hal ini terlihat seperti sistem informasi masih belum dapat melacak posisi proposal saat dalam proses pengajuan hingga selesai, sehingga menyebabkan mahasiswa harus sering ke kampus untuk menanyakan status proposalnya, dan untuk melihat jadwal ujian akhir. Selain itu administrasi harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Ketua Jurusan jika ada mahasiswa yang menanyakan status proposalnya. Akibatnya kinerja administrasi terlihat kurang efektif. Berdasarkan kendala diatas dikembangkan proses informasi di jurusan dan di kolaborasikan dengan telepon seluler, sehingga dapat menghasilkan suatu aplikasi atau perangkat lunak yang dapat membantu administrasi jurusan seperti:
(1) memberikan status proposal tugas akhir mahasiswa,
(2) memberikan informasi jadwal seminar kepada mahasiswa,
 (3) mengingatkan mahasiswa yang proposalnya sudah di terima tapi belum di proses. Selain itu dosen pembimbing dapat mengingatkan atau menginformasikan kepada mahasiswa bimbingannya agar segera untuk menyelesaikan tugas akhir, memotivasi dan memberi support kepada mahasiswa. Kelebihan yang lain pada sistem yang akan dibuat adalah dapat mengirimkan SMS balasan atau request status proposal mahasiswa, mengirimkan SMS jadwal ujian tugas akhir, mengirimkan SMS early message kepada mahasiswa, dosen pembimbing, dosen penguji bahwa ujian akan dimulai satu jam lagi, mengirimkan SMS nilai ujian akhir mahasiswa. Dengan demikikan model sistem informasi menjadi lebih interaktif baik antar administrasi ke mahasiswa, mahasiswa ke dosen pembimbing, mahasiswa ke Ketua Jurusan, sehingga dengan adanya perangkat lunak sistem informasi monitoring tugas akhir berbasis SMS Gateway di Fasilkom Unsri dapat mempersingkat waktu dalam memperoleh dan memberikan informasi.

2 Tujuan Penelitian Tujuan kegiatan penelitian ini adalah:
 (a) Merancang sistem informasi monitoring tugas akhir berbasis SMS gateway yang interaktif
. (b) Mengimplementasikan teknologi SMS gateway untuk monitoring tugas akhir mahasiswa Fasilkom Unsri. 84 | Pengembangan Sistem Informasi Monitoring Tugas Akhir… Ali Ibrahim
 (c) Menghasilkan perangkat lunak sistem informasi monitoring tugas akhir berbasis SMS Gateway di Fasilkom Unsri.

 3 Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan bisa membantu mahasiswa yang mengambil tugas akhir untuk memperoleh informasi lebih mudah tanpa harus ke kampus, karena bisa memanfaatkan media komunikasi SMS dari telepon, dan mengurangi beban kerja administrasi jurusan dalam menjawab pertanyaan mahasiswa tentang tugas akhirnya. Dosen pembimbing dapat ikut memantau status proposal mahasiswa dan dosen dapat berkumunikasi dengan mahasiswa bimbingan untuk mendukung dan memotivasi agar bimbingannya segera menyelesaikan tugas akhir. Pengguna perangkat lunak sistem informasi monitoring tugas akhir berbasis SMS Gateway di Fasilkom Unsri adalah:
 (1) Administrasi Jurusan, (2) Ketua Jurusan, (3) Dosen Pembimbing, (4) Mahasiswa yang mengambil Tugas Akhir.
4 Tinjauan Pustaka
4.1 Teknologi Informasi komunikasi Ellul (dalam Miarso, 2004) seorang sosiolog Perancis, mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia. Dalam buku yang sama, Gary J. Anglin mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem, untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi manusia. Teknologi yang tepat guna adalah teknologi yang sesuai dengan budaya masyarakat yang bersangkutan. Teknologi komunikasi sebagai suatu proses meliputi hal-hal sebagai berikut:
(a) Proses itu harus rasional dan efisien, (b) Harus menyistem, karena dalam pengertian sistem segala sesuatu akan mempunyai dampak dan dipengaruhi oleh hal lain dalam lingkungannya, (c) Harus bersistem, yaitu mempertimbangkan segala variabel yang mungkin berpengaruh dalam menentukan prosedur tindakan agar proses itu efektif, efisien dan serasi, (d) Melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan, (e) Mengarah pada pemecahan masalah bersama, (f) Memadukan berbagai prinsip, konsep dan gagasan, (g) Mempertimbangkan kondisi lingkungan (lokal, nasional, maupun internasional) untuk mencapai tujuan. Teknologi ini telah berkembang dengan pesat dengan dikembangkannya satelit komunikasi dan serat optik yang mampu mentransmisikan pulsa dengan kecepatan cahaya (Ibrahim, 2010b).
Seiring dengan perkembangannya, SMS tidak hanya digunakan untuk mengirimkan atau bertukar informasi antara dua orang yang saling mengenal atau membutuhkan, SMS sudah mulai digunakan untuk berhubungan antara seseorang dengan sistem sesuai dengan kebutuhan (Adil, 2009).
 4.2 Short Message Service (SMS) Short Message Service (SMS) adalah salah satu komunikasi teks melalui telepon seluler. SMS merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan saat ini. Selain murah, prosesnya juga berjalan cepat dan langsung sampai pada tujuan, tetapi selama ini SMS baru digunakan sebatas untuk mengirim dan menerima pesan antara sesama pemilik telepon seluler (Khang, 2002). Kemudahan penggunaan, variasi layanan, dan promosi yang cukup gencar dari operator seluler menjadikan SMS sebagai layanan yang sangat populer di masyarakat khususnya kalangan mahasiswa (Smith, 2005). Seiring dengan perkembangan teknologi dan kreativitas operator dan service provider, layanan SMS yang mulanya hanya untuk saling kirim pesan antara subscriber, kini berkembang dan lebih variatif, seperti layanan jajak pendapat, ringtone, SMS premium, mobile banking, ticketing dan layanan pendidikan. SMS menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan informasi dan komunikasi. Salah satu contoh konkritnya adalah seorang user FaceBook, bisa mengubah dan membaca status melalui SMS (Dewanto, 2007). SMS adalah suatu fasilitas untuk mengirim dan menerima suatu pesan singkat berupa teks melalui telepon seluler. Salah satu kelebihan SMS adalah biaya yang murah. Selain itu SMS merupakan metode store and forward sehingga keuntungan yang didapat adalah pada saat telepon seluler penerima tidak dapat dijangkau, tidak aktif atau diluar service area, penerima tetap dapat menerima SMS apabila telepon seluler sudah aktif kembali. Menurut Khang (2002) SMS merupakan fitur layanan GSM, dan merupakan teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaaan pesan dalam bentuk teks. Data yang dapat dibawa oleh SMS sangat terbatas. Satu pesan SMS dapat memuat: (a) maksimum 160 karakter 7-bit, (b) maksimum 140 karakter 8- bit, (c) maksimum 70 karakter 16-bit Unicode. Selain teks, SMS juga dapat memuat data biner, misalnya logo, ringtone, business card (cCard) dan konfigurasi Wireless Application Protocol (WAP) (Nurdiana, 2009). Dalam teknologi SMS terdapat istilah SMS Center (SMSC). SMSC bertugas untuk menangani SMS. Saat suatu SMS dikirim dari telepon seluler, SMS tersebut akan diterima oleh SMSC, kemudian SMSC akan meneruskan ke telepon seluler tujuan. Hal-hal lain yang terdapat pada teknologi SMS untuk memberikan informasi mengenai pengiriman dan penerimaan adalah Message Status Report, Message Submission Report dan Message Delivery Report (Setiawan, dkk, 2006).
 4.3 SMS Gateway Salah satu model komunikasi yang handal saat ini adalah pesan pendek (SMS). Implikasinya, salah satu model komunikasi data yang bisa dipakai adalah SMS (Fikri, 2007). SMS Gateway merupakan perangkat penghubung antara pengirim SMS dengan basis data. Perangkat ini terdiri satu set PC, telepon dan program aplikasi. Program aplikasi ini yang akan meneruskan setiap request dari setiap SMS yang masuk dengan melakukan query ke dalam basis data, kemudian diberi respon dari hasil query kepada si pengirim (Zahra, 2011). Artinya, SMS tersebut harus bisa melakukan transaksi dengan basis data. Untuk itu perlu dibangun sebuah sistem yang disebut sebagai SMS Gateway. Pada prinsipnya, SMS Gateway adalah sebuah perangkat lunak yang menggunakan bantuan komputer dan memanfaatkan teknologi seluler yang diintegrasikan untuk mendistribusikan pesan-pesan yang di generate lewat sistem informasi melalui media SMS yang ditangani oleh jaringan seluler (Triyono, 2010).
 4.4 Cara Kerja SMS Gateway Mekanisme kerja pengiriman SMS dibagi menjadi 3 bagian yaitu: (a) Intra-operator SMS: pengiriman SMS dalam satu operator. SMS yang dikirimkan oleh pengirim akan terlebih dahulu masuk ke SMSC operator nomor pengirim, kemudian SMSC akan mengirimkan ke nomor yang dituju secara langsung. Penerima kemudian akan mengirimkan delivery report yang menyatakan bahwa SMS telah diterima ke SMSC. SMSC kemudian meneruskan report tersebut ke nomor pengirim SMS, disertai status proses pengiriman SMS tersebut (Yunianto, 2006). (b) Inter-operator SMS: pengiriman SMS antar operator yang berbeda. Yang membedakan adalah mekanisme ini terdapat dua SMSC yaitu SMSC pengirim dan SMSC penerima. SMS yang dikirim akan masuk ke SMSC pengirim dan diteruskan ke SMSC penerima, setelah itu SMS dikirimkan ke telepon seluler tujuan. Demikian juga dengan delivery report akan diterima terlebih dahulu oleh SMSC penerima, kemudian diteruskan ke SMSC pengirim SMS. Komunikasi antar SMSC dapat berjalan jika telah terdapat kesepakatan kerja sama antaroperator tersebut, jika tidak terdapat kesepatakan akan menyebabkan SMS yang dikirim dengan nomor tujuan dengan operator berbeda tidak akan sampai pada nomor tujuan yang dituju (Yunianto, 2006). (c) SMS Internasional: pengirim SMS dari operator suatu negara ke negara lain. SMS internasional pada hakekatnya sama dengan mekanisme inter-operator
 4.5 Kemampuan SMS Gateway. SMS Gateway menjadi alternatif penting dalam penyebaran informasi dengan alasan: (a) Memperbesar skala aplikasi teknologi informasi dengan menggunakan komunikasi SMS interaktif. (b) Menyediakan aplikasi kolaborasi komunikasi SMS berbasis web untuk penggunaa institusi pendidikan. (c) Menjangkau konsumen maupun pengguna jasa layanan institusi secara mudah menggunakan komunikasi SMS interaktif. 5 Metodologi Ada empat tahapan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: (1) Analisa permasalahan, (2) Arsitektur dan diagram alir, (3) Pengembangan perangkat lunak, (4) Keluaran.
5.1 Analisa Permasalahan
Pada tahap analisa permasalahan dilakukan tahap awal yaitu menganalisa permasalahan yang nantinya berujung dengan penyelesaian masalah secara teoritis dan analisis. Proses yang dilakukan adalah melakukan penelusuran literatur dan diskusi dengan tim penelitian dengan tujuan untuk memperjelas dan mendapatkan job-desc yang jelas dari masing-masing persoalan dan penyelesaian. Pada tahap ini problem dipecahkan kemudian akan dibuatkan alat uji berupa perangkat lunak.
5.2 Arsitektur dan Sistem merupakan gambar dari arsitektur sistem yang akan dibangun. Pada gambar tersebut dapat dilihat siklus dari pengumpulan proposal tugas akhir sampai dengan penerimaan jadwal sidang tugas akhir, secara detailnya adalah sebagai berikut: (a) Mahasiswa membuat proposal tugas akhir dan dilanjutkan mengumpulkan proposal tugas akhir ke administrasi jurusan. (b) Administrasi jurusan akan menyerahkan proposal tugas akhir kepada Ketua Jurusan. Ketua jurusan akan membahas proposal dengan beberapa dosen. (c) Ketua jurusan memberikan status proposal, apakah diterima (tanpa revisi), diterima (dengan revisi) atau ditolak. (d) Administrasi melalui sistem akan menginformasikan kepada mahasiswa tentang status proposal melalui SMS, yang dikirm dari sistem. Seandainya diterima dengan revisi maka administrasi akan menginformasikan batas waktu revisinya.

5.3 Pengembangan Perangkat Lunak Pengembangan perangkat lunak yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode incremental model. Metode ini dapat melakukan pengerjaan tahapan proses secara paralel, tahap yang satu tidak harus menunggu tahap yang lainnya. Ada lima tahap dalam metode ini yaitu kumunikasi, perancanaan, pemodelan (analysis and design), construction dan deployment

6 Hasil Penelitian
 6.1 Halaman Proposal. Halaman proposal merupakan halaman daftar proposal yang masuk. Fungsi halaman ini untuk mengantisipasi adanya kesamaan judul, dan dapat dijadikan arsip untuk administrasi
6.2 Halaman Dosen Pada halaman ini semua dosen yang menjadi pembimbing tugas akhir dapat dilihat, fungsi dari halaman ini dosen juga dapat mengirimkan sms kepada mahasiswa bimbingan, sekaligus tempat untuku kumunikasi antara dosen dan mahasiswa bimbingan

 6.3 Halaman SMS Gateway Pada halaman ini merupakan halaman untuk mengirimkan SMS Gateway, baik antara dosen dengan mahasiswa bimbingan, antara administrasi dengan mahasiswa dan antara ketua jurusan dengan administrasi. Dengan halaman ini dapat mempermudah semua komponen dalam menyampaikan informasi kepada yang saling terkait.



Kesimpulan
Perangkat lunak sistem informasi monitoring tugas akhir mahasiswa berbasis SMS Gateway yang dihasilkan mampu melakukan proses transfer informasi dalam bentuk SMS yang cepat, efisien, efektif, interaktif dan akurat tentang status proposal, jadwal seminar, jadwal sidang tugas akhir. Dosen pembimbing dapat berkomunikasi dengan mahasiswa bimbingan baik untuk memotivasi, memberi dukungan, dan maupun mengetahui kendala yang dialami mahasiswa, sehingga dapat memberikan kemudahan baik mahasiswa, dosen dan administrasi jurusan.

Referens
i Adil, R. 2009, “Sistem Informasi Via SMS Gateway Antara Pihak Kepolisian dengan Pengemudi”, Telkomnika, Vol. 7 No. 2, Agustus 2009, pp 119-128. Dewanto, 2007, “Aplikasi SMS Gateway dengan Koreksi Kesalahan Menggunakan Fuzzy String Matching”, Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2007 (SNATI 2007),Yogyakarta 16 Juni 2007. Fikri, A. 2007, “Aplikasi Short Message Service (SMS) Gateway untuk Layanan Informasi Registrasi Administrasi Mahasiswa”, Jurnal Program Studi Ilmu Komputer, Universias Pendidikan Indonesia, 2007. Ibrahim, A. 2010a, “Sistem Pemesanan Kamar Hotel Berbasis WAP”, Jurnal Sistem Informasi, Fasilkom Unsri Vol. 2. Ibrahim, A. 2010b, “Sistem Pemesanan Tiket Pesawat Berbasis Web”, Jurnal Sistem Informasi, Fasilkom Unsri, Vol. 3. Triyono, J. 2010, “Pelayanan KRS On-line berbasis SMS”, Jurnal Teknologi, Vol. 3 No. 1, Juni 2010, pp 33-38. Khang, B. 2002, Trik pemrograman aplikasi berbasis SMS, Jakarta: Elex Media Komputindo. Miarso, Y. 2004, Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Nurdiana, D. 2009, “Kamus Digital (Inggris-Indonesia/Indonesia-Inggris) Berbasis SMS Gateway”, Prosiding Seminar Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Pendidikan Indonesia. Setiawan, A., dkk, 2006, “Perancangan dan Pembuatan Sistem Layanan SMS untuk Biro Administrasi Akademik Universitas Kristen Petra”, Jurnal Informatika, Vol. 7 No. 1, Mei 2006, pp 17-23. Smith, M. 2005, Information Technology Portfolio, Public Disclosure Commission, USA. Tozer, E. 1996, Strategic IS/IT Planning, Professional Edition, BetterworthHeinemann, Boston, USA. 92 | Pengembangan Sistem Informasi Monitoring Tugas Akhir… Ali Ibrahim Ward, J. & Griffiths, P. 1996, Strategic Planning For Information System, 2 nd Edition, John Wiley & Son, Chicester, USA. Ward, J. & Peppard, J. 2003, Strategic Planning For Information System, 3 rd Edition, John Wiley & Son, Chicester, USA. Yunianto, 2006, Info Linux Buku Mini Membangun Aplikasi SMS Gateway di Linux, Jakarta: Dian Rakyat. Zahra, 2011, Sistem Pendaftaran Pelatihan di Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Universitas Sebelas Maret Menggunakan SMS Gateway, Program Diploma III Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret.